Dunia

Banyaknya keinginan kita pada dunia
Membuat kita lupa pada kepastian Mati;
Membuat kita jauh dari persiapan pulang ke kampung yg abadi..

Nas’alullah as-salamah wal ‘afiyah – kita memohon kepada Allah Azza wa Jalla keselamatan dan perlindungan..

🔖 n~
#indahnyaIslam #indahnyaSunnah #note2myself #positivelife #dunia

=====

Kamis, 9 Shafar 1440H / 18 Oktober 2018

Advertisements

Nasihat dari Hati 💞

Jika kita menasehati
Lanjutkan dengan Do’a agar hadir kebaikan

Tapi
Jika kita menasehati
Kemudian menanti segera ada perubahan
Mungkin Kecewa yang kita dapati

Karena hanya Allah Azza wa Jalla
Sang pemilik Nurani
.. dan pembolak balik Hati manusia

🔖n~
#indahnyaIslam #indahnyaSunnah #note2myself #positivelife #nasihatDariHati 💞

=====

Selasa, 7 Shafar 1440H / 16 Oktober 2018

M.A.C.A.N

MACAN.

Ini Museum, bukan Macan 🐯

Museum MACAN = Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara.
Museum untuk memajang hasil karya seni kontemporer dan modern dari Lokal dan Internasional.

Sebelum ada pameran karya seni Yayoi Kusama di sana, ada yg pernah dengar Museum ini?
Ngga pernah? Sama.. aku pun..

Kalo punya anak2 ABG yaaa emang sedikit banyak dapat juga info2 yg lagi happening didunia mereka.
Masuk musim liburan, salah satu tujuan mereka adalah eksplorasi museum (lagi!).
Setelah sebelumnya menjelajah (lagi!) Kota Tua dan Museum2 disekitarnya, muncullah Museum Macan dalam pernintaan mereka.
—–

Kayak apa Museum Macan?
Kayak apa karya seni Yayoi Kusama, yg hasil karyanya sedang dipajang disana?

Jujur, udah lupa.
Aku dan suami bukan penikmat karya seni – itu fakta.
Karya seni yg hampir semua polkadot atau bulat atau bintik2 yg membuat kami bergidik – itu nyata.

Yang pasti,
Dengan ticket masuk @Rp 100.000 per orang dewasa dan hanya 2 jam per sesi,
Membuat ekspektasi kami, menjadi agak, kelewat tinggi.

Panas. Tak berhenti berkipas. Antri sana-sini.
—–

Akhirnya, kami orang tua yg ngga milenial ini,
memilih keluar mencari makan dan secangkir kopi.
Ternyata di cafe menu mpek2 dan tekwannya, juara.

Meluruhkan kepenatan sambil bertukar pendapat,
Bagaimana Museum-Museum milik negeri ber-tiket sangat merakyat,
Kondisinya banyak yg hidup segan mati pun belum sempat..
—–

MACAN.
Mungkin nanti, aku kembali.
Untuk semangkuk Mpek-mpek dan tekwan yang ternyata enak sekali.
Dan ice caramel latte nya yg mendinginkan hati.

🔖n ~

MATI itu PASTI

MATI itu PASTI.

Sepasti datangnya
Sepasti niscaya
Sepasti tiada kemampuan kita, mengaturnya…
—–

Tiga kabar duka diterima dalam waktu berdekatan, dua diantaranya adalah kematian yang tiba2.
Tiada sakit, cerita, firasat, pun tiada tanda2.
Meninggalkan keluarga yg amat berduka.

Kembali, lebih dari cukup sebagai pelajaran
Allah Azza wa Jalla Maha Kuasa
Sang Maha Pengatur alam semesta
Sang Pemilik Kehidupan dan Kematian
—–

Hidup didunia hanya sedikit saja
Kumpulkan bekal perjalanan panjang pulang ke kampung keabadian.

Dan lewat kematianlah, terlontar begitu banyak sebaik-baik Nasihat tanpa kata..

🔖n ~
#indahnyaIslam #indahnyaSunnah #note2myself #positivelife #mati #pasti

Belajar Agama, Belajar TAUHID

💞 TAUHID ☝

Belajar Agama itu belajar TAUHID
TAUHID yang pertama dan utama

Jadi,
Saat datang perintah & larangan Allah Azza wa Jalla ke kita hambaNya,
Hati kita ringan untuk Ta’at

Karena kewajiban kita cuma ☝ satu, “Sami’na wa ato’na”

Allah Azza wa Jalla perintah Ikhlas & Ittiba’ ,
mesti Ta’at
Allah Ta’ala perintah tutup aurat,
ya kita Ta’at
Allah Ta’ala perintah perangi riba,
ya langsung Ta’at
Allah Ta’ala perintah bakti ke orang tua, ngga boleh syirik, bid’ah, ngelawan suami, boros dll dll
ya Ta’at tanpa syarat

🍃🍂🍃

Hidup, ya sesimpel ini
Sami’na wa ato’na

Perintah Allah Ta’ala dan RasulNYA, lakuin
Larangan Allah Ta’ala dan RasulNYA, jauhin

🍃🍂🍃

Back to basic lagi,
Belajar TAUHID

Sampe kapan,
Sampe mati

~ 29 Safar 1439H / 18 November 2017,

🔖nia ummu farahfadya
#indahnyaIslam #indahnyaSunnah #note2myself #positivelife #TAUHID 💞

🔰 DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI BALA YANG BERAT 🔰


🔰 DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI BALA YANG BERAT 🔰

 

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ
🌸 ~ Allahumma Inna Na’udzubika Min Jahdil Balaa’ wa Darokisy-Syaqoo’ wa Suu-il Qodhoo’ wa Syamaatatil A’daa’ ~

🌼 Ya Allâh, kami berlindung kepada-Mu dari beratnya musibah yang tak mampu ditanggung, dari datangnya sebab-sebab kebinasaan, dari buruknya akibat apa yang telah ditakdirkan, dan gembiranya musuh atas penderitaan yang menimpa.  [Muttafaq ‘alaih]
[HR. Al-Bukhâri, kitab ad-Da’âwât bab at-Ta’awwudz min jahdil balâ’ 6/75, Dar Thauqin Najât dan Muslim, kitab adz-dzikr wa ad-du’â wa at-taubah wa al-istighfâr bab at-ta’awwudz min sû’il qadhâ’, no 2707 hlm. 1452 Darul Mughni KSA cet. 1 th. 1419 H/1998].
🔺 Fawa’id 
• Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan kepada Allâh Azza wa Jalla dari empat hal tersebut di atas
• Ketika seorang hamba meminta perlindungan kepada Allâh Azza wa Jalla dan berdoa kepada-Nya berarti ia menampakkan betapa ia fakir, membutuhkan Allâh Azza wa Jalla dan hamba tersebut merendahkan diri kepada Rabbnya
• Berlindung dari ketentuan takdir yang berdampak buruk, tidak bertentangan dengan sikap ridha terhadap ketentuan takdir Allâh Azza wa Jalla . Karena meminta perlindungan dari ketentuan takdir yang buruk juga merupakan ketentuan takdir Allâhk . Allâh Azza wa Jalla bisa saja mentakdirkan suatu bala’ kepada seseorang, namun Allâh Azza wa Jalla juga mentakdirkan bahwa bila ia berdoa, Allâh akan hilang bala’ tersebut.
• Perlunya berlindung dari bala yang begitu berat. Karena di samping berat untuk ditanggung, kadang juga menyebab kelalaian terhadap sebagian perintah agama. Terkadang hatinya merasa tertekan menanggung cobaan ini, sehingga ia tidak bisa bersabar. Ini menyebabkan dosa.
• Kita juga diperintahkan agar berlindung dari datangnya sebab-sebab kebinasaan. Yaitu kepayahan yang begitu menghimpit dan mara bahaya yang berat; baik yang menimpa badan, keluarga atau harta. Kadang juga sebab-sebab kesengsaraan dalam urusan ukhrawi yaitu adanya siksa dan tanggungan di akhirat disebabkan dosa yang diperbuat. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari hal tersebut karena itu adalah bala dan cobaan yang paling klimaks. Dan orang yang diuji dengan itu, seringkali ia tidak sabar, sehingga ia mendapatkan kesusahan di dunia dan siksa di akhirat.
• Ini termasuk doa yang lengkap. Karena hal yang dibenci manusia bisa dilihat dari sisi asal mulanya, yakni buruknya akibat dari apa yang ditakdirkan. Atau bisa dilihat dari sisi akhirat, yaitu tertimpa kebinasaan. Karena kesengsaraan akhirat sejatinya adalah kebinasaan hakiki. Atau dari sisi penghidupan. Hal ini bisa dari sisi orang lain, yaitu bergembiranya musuh atas musibah yang menimpa kita. Atau dari sisi dirinya sendiri, yaitu beratnya musibah yang melanda.
[Tuhfah adz-Dzâkirîn, asy-Syaukani Muassasah al-Kutub  ats-Tsaqafiyyah 1408/1988 hal 381;  Mir’âtul Mafâtîh Syaikh Ubaidullah Al-Mubarakfuri 8/214].
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 08/Tahun XIX/1437H/2016M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]
〰〰〰〰〰〰〰

🌐 Sumber: https://almanhaj.or.id/6925-doa-meminta-perlindungan-dari-bala-yang-berat.html | 🔖 nia ummu Farah | copas for MT. Al-Hujjah, MT. As-Sunnah, MT. As-Shalihah | #indahnyaIslam #indahnyaSunnah
❃❀❃ 🍃🍂🍃 ❃❀❃